Bagikan Postingan ini :

Halo Sobat netizen kali ini saya akan membahas tentang apa itu SP2HP? sudah tau belum apa kepanjanganya ? SP2HP adalah Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan. Nah surat SP2HP ini biasa kita dapatkan apabila kita sebelumnya pernah membuat Laporan Polisi di kantor kepolisian daerah masing-masing. Dari judulnya saja kita sudah bisa menebak surat tersebut adalah hasil dari penyelidikan yang telah dilakukan oleh Kepolisian nah buat sobat yang belum tahu SP2HP juga dibagi menjadi 5 jenis lo sobat ,berikut Jenis-Jenis SP2HP yang diterbitkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia beserta pengertianya :

1. SP2HP A1

SP2HP A1 Adalah surat pemberitahuan yang paling pertama sobat dapatkan apabila sobat Netizen baru pertama kali membuat Laporan Polisi dan biasanya SP2HP A1 ini beberapa hari setelah laporan polisi yang kita buat telah tersampaikan ke pimpinan di Satuan Reserse Kriminal. Isi dari SP2HP A1 ini adalah perihal pemberitahuan bahwa laporan yang sobat buat telah diterima dan akan segera dilakukan penelitian lebih lanjut.

2. SP2HP A2

SP2HP A2

SP2HP A2 adalah surat pemberitahuan dari pihak kepolisian kepada pelapor terkait dengan perkembangan penyelidikan yang telah dilakukan. Nah di dalam SP2HP A2 ini dijelaskan bahwa perkara yang telah dilaporkan tidak dapat ditingkatkan ke proses penyidikan dikarenakan beberapa faktor yang telah ditemukan pada saat penyelidikan. Di dalam surat SP2HP A2 ini dijabarkan juga dengan jelas apa sebab perkara tidak dapat ditingkatkan ke tahap penyidikan serta apa yang menjadi hambatan dari perkara tersebut.

3. SP2HP A3

SP2HP A3

SP2HP A3 ini adalah surat pemberitahuan kepada pelapor bahwa Laporan yang telah dibuat dapat ditingkatkan ke tahap penyidikan. Di dalam surat ini juga dijelaskan apa sebab perkara tersebut dapat ditingkatkan ke tahap penyidikan

4.SP2HP A4

SP2HP A4

SP2HP A4 ini adalah surat pemberitahuan kepada pelapor terkait dengan perkembangan hasil Penyidikan, dimana di dalam surat ini juga dijelaskan apa saja tahapan yang sudah dilakukan penyidik terhadap Perkara yang telah sobat laporkan. surat ini adalah kelanjutan dari SP2HP A3

5. SP2HP A5

SP2HP A5 (SP3)

SP2HP A5 ini adalah surat pemberitahuan kepada pelapor bahwa perkara telah dihentikan dan di dalam surat ini juga dijelaskan apa sebab penyidik menghentikan perkara tersebut biasanya setelah sobat menerima SP2HP A5 ini sobat juga akan menerima SP3 dari pihak kepolisian yang merupakan kepanjangan dari Surat Pemberitahuan Penghentian Penyidikan.

Pemberian SP2HP juga membutuhkan waktu dari pihak kepolisian berikut daftar waktu pemberian SP2HP :

Kasus ringan, SP2HP diberikan pada hari ke-10, hari ke-20 dan hari ke-30

Kasus sedang, SP2HP diberikan pada hari ke-15, hari ke-30, hari ke-45 dan hari ke-60.

Kasus sulit, SP2HP diberikan pada hari ke-15, hari ke-30, hari ke-45, hari ke-60, hari ke-75 dan hari ke 90.

Kasus sangat sulit, SP2HP diberikan pada hari ke-20, hari ke-40, hari ke-60, hari ke-80, hari ke-100 dan hari ke-120.

Bahwa mengenai penyampaian SP2HP kepada pelapor/pengadu atau keluarga tidak diatur waktu perolehannya. Dahulu dalam ketentuan Pasal 39 ayat (1) Perkap No. 12 Tahun 2009 (yang saat ini sudah dicabut dan diganti dengan berlakunya Perkap No. 14 Tahun 2012) disebutkan setiap bulan paling sedikit 1 (satu) penyidik secara berkala wajib memberikan SP2HP kepada pihak pelapor baik diminta maupun tidak diminta, namun dalam Perkap No. 14 Tahun 2012 tidak lagi diatur mengenai waktu perolehannya.

Oleh karena itu untuk mengetahui perkembangan proses penyidikan yang sedang berlangsung, pihak pelapor dapat mengajukan permohonan untuk dapat diberikan SP2HP kepada pihak kepolisian terkait, sebagaimana telah diatur dalam ketentuan Pasal 11 ayat (1) huruf a Perkap No. 21 Tahun 2011 juncto Pasal 12 huruf c Perkap No. 16 tahun 2010

Nah itu tadi informasi tentang apa itu SP2HP dan jenis – jenisnya, semoga dapat membantu sobat Sekian dari saya salam Mr. Leong

Related posts: